tagtag.com/zukruf
11.Wal ladzii nazzala minas samaa-
i maa-am bi qadarin fa ansyarnaa bihii baldatam maitan ka dzaalika tukhrajuun.
11.Dan Dia yang menurunkan air dari langit menurut
ukuran, lalu dengan air itu Kami hidupkan negeri
yang telah mati. Seperti demikianlah kamu akan dikeluarkan.
12.Wal ladzii khalaqal azwaaja kullahaa wa ja'ala lakum minal fulki wal an'aami maa tarkabuun.
12.Dan Dia yang menciptakan semuanya berpasang-pasangan,
dan Dia yang menjadikan untuk kamu
bahtera dan binatang-binatang ternak yang kamu kendarai,
13.Li tastawuu 'alaa zhuhuurihii tsumma tadzkuruu ni'mata rabbikum idzas tawaitum 'alaihi wa taquuluu subhaanal ladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin.
13.supaya kamu dapat duduk tenang di atas punggungnya,
kemudian kamu ingat karunia Tuhanmu apabila kamu
telah duduk di atasnya, dan supaya kamu mengucapkan,
Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini
untuk kami, sedang kami tidak menguasainya,
14.Wa innaa ilaa rabbinaa la munqalibuun.
14.dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
15.Wa ja'aluu lahuu min 'ibaadihii juz-
an innal insaana la kafuurum mubiin.
15.Dan mereka menjadikan di antara hamba-hamba-Nya
sebagai bagian-
Nya (anak). Sesungguhnya manusia
itu sangat nyata ingkarnya.
16.Amit takhadza mimmaa yakhluqu banaatiw wa ashfaakum bil baniin.
16.Ataukah Dia mempunyai anak-anak perempuan dari
makhluk yang diciptakan-Nya dan untuk kamu dipilih-
Nya
anak-anak laki-
laki?
17.Wa idzaa busysyira ahaduhum bi maa dharaba lir rahmaani matsalan zhalla wajhuhuu muswaddaw wa huwa kazhiim.
17.Padahal apabila salah seorang mereka digembirakan
dengan apa yang mereka jadikan perumpamaan (anak
perempuan) bagi (Allah) Yang Maha Pengasih,
niscaya mukanya menjadi hitam dan menahan marah.
18.A wa may yunasysya-u fil hilyati wa huwa fil khishaami ghairu mubiin.
18.Apakah (patut menjadi anak Tuhan) orang yang
dibesarkan dalam perhiasan (anak perempuan) dan
dia dalam pertengkaran tidak dapat memberi alasan yang terang?
19.Wa ja'alul malaa-
ikatal ladziina hum 'ibaadur rahmaani inaatsan a syahiduu khalqahum sa tuktabu syahaadatuhum wa yus-
aluun.
19.Dan mereka menjadikan (menganggap) malaikat-malaikat
itu perempuan, yang mereka (malaikat) adalah hamba-hamba
Allah yang Maha Pengasih. Apakah mereka
menyaksikan penciptaan malaikat-
malaikat itu?
Kesaksian mereka akan ditulis dan mereka akan ditanya.
20.Wa qaaluu lau syaa-ar rahmaanu maa 'abadnaahum maa lahum bi dzaalika min 'ilmin in hum illaa yakhrushuun.
20.Dan mereka berkata, Sekiranya (Allah) yang Maha
Pengasih menghendaki, niscaya kami tidak menyembah
mereka (malaikat). Mereka tidak mempunyai ilmu
tentang itu, mereka tidak lain hanyalah berdusta.
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com