FIND MUSIC WEB VIDEOS: DOWNLOAD

tagtag.com/yuunus

11.Wa lau yu'ajjilullaahu lin naasisy syarras ti'jaalahum bil khairi la qudhiya ilaihim ajaluhum fa nadzarul ladziina laa yarjuuna liqaa- anaa fii tughyaanihim ya'mahuun.
11.Dan sekiranya Allah menyegerakan kejahatan
bagi manusia seperti permintaan mereka
untuk menyegerakan kebaikan, niscaya
diputuskan ajal mereka. Maka Kami biarkan
orang-orang yang tidak mengharapkan
pertemuan dengan Kami itu bimbang di dalam kesesatannya.
12.Wa idzaa massal insaanadh dhurru da'aanaa li jambihii au qaa'idan au qaa- iman fa lamma kasyafnaa 'anhu dhurrahuu marra ka- al lam yad'unaa ilaa dhurrim massahuu ka dzaalika zuyyina lil musrifiina maa kaanuu ya'maluun.
12.Dan apabila kesusahan menimpa manusia dia
berdoa kepada Kami di waktu berbaring atau
di waktu duduk atau di waktu berdiri.
Tetapi setelah Kami hilangkan kesusahan
itu daripadanya dia berlalu seolah- olah
tidak pernah berdoa kepada Kami (mengenai)
kesusahan yang telah menimpanya. Begitulah
orang-orang yang melampaui batas itu
memandang baik apa yang mereka kerjakan.
13.Wa laqad ahlaknal quruuna min qablikum lammaa zhalamuu wa jaa-at-hum rusuluhum bil bayyinaati wa maa kaanuu li yu'minuu ka dzaalika najzil qaumal mujrimiin.
13.Dan sungguh Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu tatkala mereka berlaku
aniaya, dan telah datang kepada mereka
rasul-rasul mereka dengan keterangan- keterangan,
tetapi mereka tidak mau
beriman. Demikianlah Kami membalas kaum
yang berdosa.
14.Tsumma ja'alnaakum khalaa- ifa fil ardhi mim ba'dihim li nanzhura kaifa ta'maluun.
14.Kemudian Kami jadikan kamu
pengganti- pengganti di bumi sesudah mereka untuk
Kami perhatikan apa yang kamu kerjakan.
15.Wa idzaa tutlaa 'alaihim aayaatunaa bayyinaatin qaalal ladziina laa yarjuuna liqaa- ana'ti bi qur-aanin ghairi haadzaa au baddilhu qul maa yakuunu lii an ubaddilahuu min tilqaa-i nafsii in attabi'u illaa maa yuuhaa ilayya innii akhaafu in 'ashaitu rabbii 'adzaaba yaumin 'azhiim.
15.Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami
yang nyata, orang-orang yang
tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami
berkata, Datangkanlah Al Quran yang lain
dari ini atau gantilah. Katakanlah,
Tidaklah patut bagiku menggantinya dari
pihak diriku sendiri. Aku tidak mengikuti
kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.
Sesungguhnya aku takut jika mendurhakai
Tuhanku akan azab pada hari yang besar (kiamat).
16.Qul lau syaa- allaahu maa talautuhuu 'alaikum wa laa adraakum bihii fa qad labitstu fiikum 'umuram min qablihii a fa laa ta'qiluun.
16.Katakanlah, Kalau Allah menghendaki,
tiadalah Al Quran ini kubacakan kepada
kamu dan tidak kuajarkan kepada kamu,
sesungguhnya aku telah tinggal bersama
kamu beberapa tahun sebelum ini, mengapa
kamu tidak memikirkan?
17.Fa man azhlamu mim manif taraa 'alallaahi kadziban au kadzdzaba bi aayaatihii innahuu laa yuflihul mujrimuun.
17.Maka siapakah yang lebih zalim dari pada
orang yang mengada-adakan kedustaan
terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya?
Sesungguhnya tiadalah beruntung
orang-orang yang berbuat dosa.
18.Wa ya'buduuna min duunillaahi maa laa yadhurruhum wa laa yanfa'uhum wa yaquuluuna haa-ulaa- i syufa'aa-unaa 'indallaahi qul a tunabbi-uunallaaha bi maa laa ya'lamu fis samaawaati wa laa fil ardhi subhaanahuu wa ta'aalaa 'am maa yusyrikuun.
18.Dan mereka menyembah selain Allah yang
tidak mendatangkan mudarat dan tidak
mendatangkan manfaat, dan mereka berkata,
Mereka (berhala) itu adalah penolong- penolong
kami di sisi Allah. Katakanlah,
Apakah kamu menerangkan kepada Allah
tentang apa yang (kamu anggap) tidak
diketahui-Nya di langit dan tidak (pula)
di bumi? Mahasuci Allah dan Maha Tinggi
dari apa yang mereka persekutukan.
19.Wa maa kaanan naasu illaa ummataw waahidatan fakh talafuu wa lau laa kalimatun sabaqat mir rabbika la qudhiya bainahum fii maa fiihi yakhtalifuun.
19.Sungguh manusia itu dahulunya adalah satu
umat (satu keimanan) kemudian mereka
berselisih, dan kalau tidak karena telah terdahulu
ketentuan dari Tuhanmu, niscaya
diputuskan perkara dalam hal yang mereka
perselisihkan itu.
20.Wa yaquuluuna lau laa unzila 'alaihi aayatum mir rabbihii fa qul innamal ghaibu lillaahi fan tazhiruu innii ma'akum minal muntazhiriin.
20.Dan mereka berkata, Mengapa tidak
diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu
ayat (keterangan, mukjizat) dari Tuhannya?
Maka katakanlah, Sesungguhnya yang gaib
itu hanyalah kepunyaan Allah; sebab itu
tunggulah dan aku juga menunggu bersama kamu.


Home Site Map my.TagTag

Terms of Use
TagTag.com