tagtag.com/syura
11.Faathirus samaawaati wal ardhi ja'ala lakum min anfusikum azwaajaw wa minal an'aami azwaajay yadzra-ukum fiihi laisa ka mitslihii syai-uw wa huwas samii'ul bashiir.
11.Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi
kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan,
dan dari binatang ternak pasangan-pasangan (pula).
Dia mengembangkan kamu padanya. Tidak sesuatu pun
yang serupa dengan Dia; dan Dialah Yang Maha
Mendengar lagi Maha Melihat.
12.Lahuu maqaaliidus samaawaati wal ardhi yabsuthur rizqa li may yasyaa-u wa yaqdiru innahuu bi kulli syai-in 'aliim.
12.Bagi-Nya perbendaharaan langit dan bumi. Dia
melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki
dan membatasinya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui
segala sesuatu.
13.Syara'a lakum minad diini maa washshaa bihii nuuhaw wal ladzii auhainaa ilaika wa maa washshainaa bihii ibraahiima wa muusaa wa 'iisaa an aqiimud diina wa laa tatafarraquu fiihi kabura 'alal musyrikiina maa tad'uuhum ilaihi allaahu yajtabii ilaihi may yasyaa-u wa yahdii ilaihi may yuniib.
13.Allah telah mensyari'atkan (memerintahkan) agama
sebagaimana telah diwasiatkan-
Nya kepada Nuh,
dan yang Kami wahyukan kepadamu dan yang Kami
wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, (yaitu)
Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah-belah padanya.
Berat bagi orang-
orang musyrik,
agama yang kamu serukan mereka padanya. Allah
memilih kepada agama itu kepada siapa yang Dia
kehendaki dan memberi petunjuk kepada agama itu
orang yang kembali kepada-Nya.
14.Wa maa tafarraquu illaa mim ba'di maa jaa-ahumul 'ilmu baghyam bainahum wa lau laa kalimatun sabaqat mir rabbika ilaa ajalim musammal la qudhiya bainahum wa innal ladziina uuritsul kitaaba mim ba'dihim la fii syakkim minhu muriib.
14.Dan tiadalah mereka (Ahli Kitab) berpecah belah
melainkan sesudah datang kepada mereka ilmu
karena kedengkian antara mereka; kalau tidaklah
karena terdahulu ketetapan dari Tuhanmu sampai
kepada waktu yang ditentukan, niscaya dihukum
di antara mereka. Dan sesungguhnya mereka yang
diwarisi Al Kitab (Taurat dan Injil) sesudah
mereka itu adalah dalam keraguan dari padanya
lagi bimbang.
15.Fa li dzaalika fad'u was taqim ka maa umirta wa laa tattabi' ahwaa-ahum wa qul aamantu bi maa anzalallaahu min kitaabiw wa umirtu li a'dila bainakum allaahu rabbunaa wa rabbukum lanaa a'maalunaa wa lakum a'maalukum laa hujjata bainanaa wa bainakum allaahu yajma'u bainanaa wa ilaihil mashiir.
15.Maka karena itu serulah (mereka kepada Islam)
dan tetapkan pendirianmu sebagaimana engkau
diperintahkan dan janganlah mengikuti hawa
nafsu mereka dan katakanlah, Aku beriman
dengan apa yang diturunkan Allah dari Kitab,
dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di
antara kamu. Allah adalah Tuhan kami dan Tuhan
kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu
amal-amal kamu. Tidak ada perbantahan antara
kami dan kamu. Allah akan mengumpulkan antara
kita dan hanya kepada-Nya tempat kembali.
16.Wal ladziina yuhaajjuuna fillaahi mim ba'di mas tujiiba lahuu hujjatuhum daahidhatun 'inda rabbihim wa 'alaihim ghadhabuw wa lahum 'adzaabun syadiid.
16.Dan orang-orang yang berbantah dalam (agama)
Allah sesudah agama itu diterimanya, bantahan
mereka itu tidak berharga di sisi Tuhannya.
Dan atas mereka kemurkaan dan bagi mereka
azab yang keras.
17.Allaahul ladzii anzalal kitaaba bil haqqi wal miizaana wa maa yudriika la'allas saa'ata qariib.
17.Allah yang menurunkan Kitab dengan kebenaran dan
neraca (keadilan). Dan tahukah engkau, boleh
jadi kiamat itu dekat?
18.Yasta'jilu bihal ladziina laa yu'minuuna bihaa wal ladziina aamanuu musyfiquuna minhaa wa ya'lamuuna annahal haqqu alaa innal ladziina yumaaruuna fis saa'ati la fii dhalaalim ba'iid.
18.Orang-orang yang tidak beriman dengan kiamat,
minta disegerakan (datangnya), dan orang-orang
yang beriman merasa takut kepadanya sedang
mereka mengetahui bahwa kiamat itu benar.
Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-
orang yang
membantah tentang kiamat itu adalah dalam
kesesatan yang jauh.
19.Allaahu lathiifum bi 'ibaadihii yarzuqu may yasyaa-u wa huwal qawiyyul 'aziiz.
19.Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-
Nya;
Dia memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya
dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
20.Man kaana yuriidu hartsal aakhirati nazid lahuu fii hartsihii wa man kaana yuriidu hartsad dun-yaa nu'tihii minhaa wa maa lahuu fil aakhirati min nashiib.
20.Barangsiapa menghendaki keuntungan akhirat akan
Kami tambahkan keuntungan itu baginya, dan
barangsiapa menghendaki keuntungan dunia, Kami
berikan sebagian dari keuntungan dunia kepadanya
dan tidak ada baginya suatu bagian pun di akhirat.
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com