Start your FREE mobile page!

tagtag.com/nuur

11.Innal ladziina jaa-uu bil ifki 'ushbatum minkum laa tahsabuuhu syarral lakum bal huwa khairul lakum li kullim ri-im minhum mak tasaba minal itsmi wal ladzii tawallaa kibrahuu minhum lahuu 'adzaabun 'azhiim.
11.Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita
bohong itu adalah segolongan dari kamu. Janganlah
kamu mengira sebagai suatu kejahatan bagi kamu,
tetapi adalah kebaikan bagi kamu. Bagi tiap-tiap
seseorang dari mereka akan mendapat (balasan)
dari dosa yang diperbuatnya. Dan siapa yang
mengambil bahagian terbesar di antara mereka
akan mendapat siksaan yang besar.
12.Lau laa idz sami'tumuuhu zhannal mu'minuuna wal mu'minaatu bi anfusihim khairaw wa qaaluu haadzaa ifkum mubiin.
12.Ketika kamu mendengarnya, mengapa orang-orang
mukmin laki-laki dan perempuan tidak menyangka
baik terhadap saudara mereka dan berkata, Ini
adalah berita yang diada-adakan (bohong) yang nyata.
13.Lau laa jaa-uu 'alaihi bi arba'ati syuhadaa-a fa idz lam ya'tuu bisy syuhadaa-i fa ulaa- ika 'indallaahi humul kaadzibuun.
13.Mengapa mereka menuduh tetapi tidak mendatangkan
empat saksi? Jika mereka tidak mendatangkan saksi- saksi,
maka mereka itu di sisi Allah adalah pendusta.
14.Wa lau laa fadhlullaahi 'alaikum wa rahmatuhuu fid dun- yaa wal aakhirati la massakum fii maa afadhtum fiihi 'adzaabun 'azhiim.
14.Kalau tidaklah karena anugerah Allah terhadap kamu
dan rahmat-Nya di dunia dan di akhirat, niscaya azab
besar menimpa kamu dengan apa yang kamu
sebarluaskan itu.
15.Idz talaqqaunahuu bi alsinatikum wa taquuluuna bi afwaahikum maa laisa lakum bihii 'ilmuw wa tahsabuunahuu hayyinaw wa huwa 'indallaahi 'azhiim.
15.Ketika kamu menyampaikan berita itu dengan lidahmu
dan kamu katakan dengan mulutmu tentang apa yang
kamu tidak mengetahuinya dan kamu menganggap hal itu
kecil, sedang di sisi Allah hal itu adalah besar.
16.Wa lau laa idz sami'tumuuhu qultum maa yakuunu lanaa an natakallama bi haadzaa subhanaaka haadzaa buhtaanun 'azhiim.
16.Dan mengapa kamu tidak berkata ketika mendengarnya,
Tidak patut bagi kami memperkatakan tentang ini,
Mahasuci Engkau, ini adalah dusta besar.
17.Ya'izhukumullaahu an ta'uuduu li mitslihii abadan in kuntum mu'miniin.
17.Allah memberi pengajaran kepada kamu supaya kamu
tidak mengulangi seperti itu selama- lamanya kembali
jika kamu orang- orang mukmin.
18.Wa yubayyinullaahu lakumul aayaati wallaahu 'aliimun hakiim.
18.Dan Allah menerangkan ayat- ayat-Nya kepada kamu dan
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
19.Innal ladziina yuhibbuuna an tasyii'al faahisyatu fil ladziina aamanuu lahum 'adzaabun aliimun fid dun-yaa wal aakhirati wallaahu ya'lamu wa antum laa ta'lamuun.
19.Sesungguhnya orang-orang yang menyukai tersiarnya
(berita) kekejian di kalangan orang-orang beriman,
bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat.
Dan Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
20.Wa lau laa fadhlullaahi 'alaikum wa rahmatuhuu wa annallaaha ra-uufur rahiim.
20.Kalau tidak karena anugerah Allah terhadap kamu dan
rahmat-Nya (niscaya kamu segera ditimpa azab).
Dan sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.


Home Site Map my.TagTag

Terms of Use
TagTag.com