tagtag.com/naml

11.Illaa man zhalama tsumma baddala husnam ba'da suu-in fa innii ghafuurur rahiim.
11.kecuali orang yang berbuat aniaya, kemudian dia
berbuat kebaikan sesudah kejahatan, maka
sesungguhnya Aku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
12.Wa adkhil yadaka fii jaibika takhruj baidhaa-a min ghairi suu-in fii tis'i aayaatin ilaa fir'auna wa qaumihii innahum kaanuu qauman faasiqiin.
12.Dan masukkanlah tanganmu pada leher bajumu,
niscaya akan keluar putih cemerlang tanpa cacat,
dan termasuk sembilan mukjizat (menghadapi)
Fir'aun dan kaumnya. Sesungguhnya mereka adalah
kaum yang fasik.
13.Fa lammaa jaa-at- hum aayaatunaa mubshiratan qaaluu haadzaa sihrum mubiin.
13.Maka tatkala mukjizat-mukjizat Kami datang kepada
mereka dengan terang, mereka berkata, Ini adalah
sihir yang nyata.
14.Wa jahaduu bihaa was taiqanat-haa anfusuhum zhulmaw wa'uluwwan fan zhur kaifa kaana 'aaqibatul mufsidiin.
14.Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan
ketakaburan padahal hati mereka meyakininya.
Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang
yang merusak.
15.Wa la qad aatainaa daawuuda wa sulaimaana 'ilmaw wa qaalal hamdu lillaahil ladzii fadhdhalanaa 'alaa katsiirim min 'ibaadihil mu'miniin.
15.Dan sungguh Kami mendatangkan ilmu kepada Daud
dan Sulaiman, dan keduanya berkata, Segala puji
bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan
hamba-hamba-Nya yang beriman.
16.Wa waritsa sulaimaanu daawuuda wa qaala yaa ayyuhan naasu 'ullimnaa manthiqath thairi wa uutiinaa min kulli syai-in inna haadzaa la huwal fadhlul mubiin.
16.Dan Sulaiman mewarisi Daud dan dia berkata,
Hai sekalian manusia, telah diajarkan kepada kami
bahasa burung dan diberikan kepada kami dari
segala sesuatu. Sesungguhnya ini adalah suatu
karunia yang nyata.
17.Wa husyira li sulaimaana junuuduhuu minal jinni wal insi wath thairi fa hum yuuza'uun.
17.Dan dikumpulkan kepada Sulaiman tentara-tentaranya
dari jin, manusia dan burung, maka mereka dikelompokkan.
18.Hattaa idzaa ataw 'alaa waadin namli qaalat namlatuy yaa ayyuhan namlud khuluu masaakinakum laa yahthimannakum sulaimaanu wa junuuduhuu wa hum laa yasy'uruun.
18.Hingga apabila mereka sampai di lembah semut,
seekor semut berkata, Hai semut- semut, masuklah
ke sarang-sarang kamu agar Sulaiman dan
balatentaranya tidak menginjak kamu sedang mereka
tidak menyadari.
19.Fa tabassama dhaahikam min qaulihaa wa qaala rabbi auzi'nii an asykura ni'matakal latii an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shaalihan tardhaahu wa adkhilnii bi rahmatika fii 'ibaadikash shaalihiin.
19.Maka Sulaiman senyum tertawa dari (sebab)
perkataan semut itu dan berkata, Ya Tuhanku,
berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmatmu
yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan
kepada dua ibu bapakku dan untuk mengerjakan
amal saleh yang Engkau meridhai-Nya dan
masukkanlah aku dengan
rahmat-Mu ke dalam
golongan hamba- hamba-Mu yang saleh.
20.Wa tafaqqadath thaira fa qaala maa liya laa aral hud- huda am kaana minal ghaa-ibiin.
20.Dia memeriksa burung-burung lalu berkata, Mengapa
aku tidak melihat burung hud- hud, apakah ia
(termasuk) yang tidak hadir?


Home Site Map my.TagTag

Terms of Use
TagTag.com