Start your FREE mobile page!

tagtag.com/maidah

1. Yaa ayyuhal ladziina aamanuu aufuu bil 'uquudi uhillat lakum bahiimatul an'aami illaa maa yutlaa 'alaikum ghaira muhillish shaidi wa antum hurumun innallaaha yahkumu maa yuriid.
1. Hai orang-orang yang beriman, sempurnakanlah segala
janji. Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali
yang akan dibacakan kepadamu (larangannya). Tidak
dibolehkan berburu ketika kamu sedang ihram.
Sesugguhnya Allah menetapkan hukum terhadap apa
yang dikehendaki- Nya.
2. Yaa ayyuhal ladziina aamanuu laa tuhilluu sya'aa-irallaahi wa lasy syahral haraama wa lal had-ya wa lal qalaa-ida wa laa aammiinal baital haraama yabtaghuuna fadhlam mir rabbihim wa ridhwaanaw wa idzaa halaltum fash thaaduu wa laa yajrimannakum syana- aanu qaumin an shadduukum 'anil masjidil haraami an ta'taduu wa ta'aawanuu 'alal birri wat taqwaa wa laa ta'aawanuu 'alal itsmi wal 'udwaani wat taqullaaha innallaaha syadiidul 'iqaab.
2. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
melanggar syiar- syiar Allah dan jangan melanggar
(kehormatan) bulan-bulan haram, jangan (pula)
binatang hadiah, dan hewan yang diberi kalung,
dan jangan (mengganggu) orang- orang yang
mengunjungi Baitil Haram, mereka mencari
karunia dan keridhaan Tuhannya. Dan apabila kamu
telah selesai mengerjakan haji, maka bolehlah
berburu. Dan janganlah sekali- kali kebencian (mu)
kepada suatu kaum karena mereka menghalang-halangi
kamu dari Masjidil Haram menyebabkan kamu berbuat
melampaui batas (kepada mereka).
Dan tolong- menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan
dan taqwa, dan jangan tolong- menolong dalam
berbuat dosa dan permusuhan. Dan bertaqwalah kamu
kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa- Nya.
3. Hurrimat 'alaikumul maitatu wad damu wa lahmul khinziiri wa maa uhilla li ghairillaahi bihii wal munkhaniqatu wal mauquudzatu wal mutaraddiyatu wan nathiihatu wa maa akalas sabu'u illaa maa dzaakkaitum wa maa dzubiha 'alan nushubi wa an tastaqsimuu bil azlaami dzaalikum fisqun al yauma ya- isal ladziina kafaruu min diinikum fa laa takhsyauhum wakh syauni al yauma akmaltu lakum diinakum wa atmamtu 'alaikum ni'matii wa radhiitu lakumul islaama diinan fa manidh thurra fii makhmashatin ghaira mutajaanifil li itsmin fa innallaaha ghafuurur rahiim.
3. Diharamkan atas kamu (memakan) bangkai, darah,
daging babi, dan sesuatu yang disembelih bukan
atas nama Allah, (hewan) yang tercekik, yang mati
dipukul, yang mati terjatuh, yang mati tertanduk,
dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang
(sempat) kamu menyembelihnya, dan (diharamkan
juga) yang disembelih atas nama berhala;
mengundi nasib dengan anak panah;
demikian itu adalah fasik. Pada hari ini orang- orang kafir putus asa untuk (mengalahkan)
agama kamu, sebab itu janganlah kamu takut
kepada mereka dan takutlah kepada- Ku.
Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk
kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepada
kamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam
sebagai agama bagi kamu. Maka barangsiapa
terpaksa karena kelaparan bukan sengaja
berbuat dosa, maka sesungguhnya Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
4. Yas-aluunaka maadzaa uhilla lahum qul uhilla lakumuth thayyibaatu wa maa 'allamtum minal jawaarihi mukallibiina tu'allimuunahunna mim maa 'allamakumullaahu fa kuluu mim maa amsakna 'alaikum wadz kurusmallaahi 'alaihi wat taqullaaha innallaaha sarii'ul hisaab.
4. Mereka bertanya kepadamu, Apakah yang dihalalkan
bagi mereka? Katakanlah, Dihalalkan bagi kamu
yang baik-baik dan buruan binatang buas yang
telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu,
sedang kamu mengajarnya menurut apa yang telah
diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa
yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama
Allah atas binatang pemburu itu (waktu melepasnya).
Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah
amat cepat perhitungan-Nya.
5. Alyauma uhilla lakumuth thayyibaatu wa tha'aamul ladziina uutul kitaaba hillul lakum wa tha'aamukum hillul lahum wal muhshanaatu minal mu'minaati wal muhshanaatu minal ladziina uutul kitaaba min qablikum idzaa aataitumuuhunna ujuurahunna muhshiniina ghaira musaafihiina wa laa muttakhidzii akhdaaniw wa may yakfur bil iimaani fa qad habitha 'amaluhuu wa huwa fil aakhirati minal khaasiriin.
5. Pada hari ini dihalalkan bagi kamu yang baik-baik.
Dan makanan orang-orang yang diberi Alkitab itu
halal bagimu, dan makanan kamu halal bagi mereka.
(Dan dihalalkan mengawini)
wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara
wanita-wanita yang mukmin dan
wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara
orang-orang yang diberi Alkitab sebelum kamu,
bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan
maksud menikahinya, tidak dengan maksud zina
dan tidak (pula) menjadikannya gundik- gundik.
Barangsiapa yang ingkar terhadap iman (ajaran
Islam) maka sesungguhnya hapuslah amalannya
dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.
6. Yaa ayyuhal ladziina aamanuu idzaa qumtum ilash shalaati fagh siluu wujuuhakum wa aidiyakum ilal maraafiqi wam sahuu bi ru-uusikum wa arjulakum ilal ka'baini wa in kuntum junuban fath thahharuu wa in kuntum mardhaa au 'alaa safarin au jaa- a ahadum minkum minal ghaa-ithi au laamastumun nisaa-a fa lam tajiduu maa- an fa tayammamuu sha'iidan thayyiban fam sahuu bi wujuuhikum wa aidiikum minhu maa yuriidullaahu li yaj'ala 'alaikum min harajiw walaakiy yuriidu li yuthahhirakum wa li yutimma ni'matahuu 'alaikum la'allakum tasykuruun.
6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu
hendak mendirikan salat maka basuhlah mukamu
dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah
kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan dua
mata kaki. Dan jika kamu junub maka bersucilah
(mandilah) dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan
atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau
menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh
air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik
(bersih), maka sapulah mukamu dan tanganmu dengan
tanah itu. Allah tidak menghendaki untuk
menyulitkan kamu, akan tetapi Dia menghendaki
membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya
atas kamu supaya kamu bersyukur.
7. Wadz kuruu ni'matallaahi 'alaikum wa miitsaaqahul ladzii waatsaqakum bihii idz qultum sami'naa wa atha'naa wat taqullaaha innallaaha 'aliimun bi dzaatish shuduur.
7. Dan ingatlah nikmat Allah atas kamu dan
perjanjian-Nya yang telah diikat- Nya dengan kamu,
ketika kamu mengatakan, Kami dengar dan kami taati.
Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui isi hati.
8. Yaa ayyuhal ladziina aamanuu kuunuu qawwaamiina lillaahi syuhadaa-a bil qisthi wa laa yajrimannakum syana- aanu qaumin 'alaa allaa ta'diluu i'diluu huwa aqrabu lit taqwaa wat taqullaaha innallaaha khabiirum bi maa ta'maluun.
8. Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu
jadi orang-orang yang menegakkan (kebenaran)
karena (Allah), menjadi saksi dengan adil.
Dan janganlah sekali-kali kebencian kamu
terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk
berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena
adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan
bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
9. Wa'adallaahul ladziina aamanuu wa 'amilush shaalihaati lahum maghfiratuw wa ajrun 'azhiim.
9. Allah telah menjanjikan kepada orang-orang
yang beriman dan yang beramal saleh bagi
mereka ampunan dan pahala yang besar.
10.Wal ladziina kafaruu wa kadzdzabuu bi aayaatinaa ulaa-ika ash-haabul jahiim.
10. Dan orang-orang yang ingkar dan mendustakan
ayat-ayat Kami, mereka itu adalah penghuni
neraka jahim.


Home Site Map my.TagTag

Terms of Use
TagTag.com