tagtag.com/maidah
111.Wa idz auhaitu ilal hawaariyyiina an aaminuu bii wa bi rasuulii qaaluu aamannaa wasy had bi annanaa muslimuun.
111.Dan (ingatlah) ketika Aku ilhamkan
kepada hawariyin agar mereka beriman
kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku!
Mereka menjawab, Kami telah beriman
dan saksikanlah bahwa sesungguhnya
kami adalah orang-
orang muslim.
112.Idz qaalal hawaariyyuuna yaa 'iisabna maryama hal yastathii'u rabbuka ay yunazzila 'alainaa maa-idatam minas samaa-i qaalat taqullaaha in kuntum mu'miniin.
112.(Ingatlah) ketika hawariyin berkata,
Hai Isa putera Maryam, sanggupkah
Tuhanmu menurunkan hidangan dari
langit kepada kami? Dia menjawab,
Bertaqwalah kepada Allah jika kamu
benar-benar orang mukmin.
113.Qaaluu nuriidu an na'kula minhaa wa tathma-inna quluubunaa wa na'lama an qad shadaqtanaa wa nakuuna 'alaihaa minasy syaahidiin.
113.Mereka berkata, Kami ingin memakan
hidangan itu, dan supaya hati kami
tenteram dan supaya kami mengetahui
bahwa engkau telah berkata benar
kepada kami dan kami menjadi saksi
atas hidangan itu.
114.Qaala 'iisabnu maryamallahumma rabbanaa anzil 'alainaa maa-idatam minas samaa-i takuunu lanaa 'iidal li awwalinaa wa aakhirinaa wa aayatam minka war zuqnaa wa anta khairur raaziqiin.
114.Isa putera Maryam berkata, Ya Allah
Tuhan kami, turunkanlah kepada kami
hidangan dari langit yang akan jadi
hari raya bagi kami dan bagi orang-
orang yang bersama kami serta yang
datang sesudah kami, dan sebagai
tanda (kebenaran) dari Engkau. Dan
berilah kami rezeki dan Engkaulah
sebaik-baik Pemberi rezeki.
115.Qaalallaahu innii munazziluhaa 'alaikum fa may yakfur ba'du minkum fa innii u'adzdzibuhuu 'adzaabal laa u'adzdzibuhuu ahadam minal 'aalamiin.
115.Allah berfirman, Sesungguhnya Aku
akan menurunkan hidangan itu kepada
kamu. Maka barangsiapa yang ingkar
di antara kamu sesudah itu sesungguhnya
Aku akan menyiksanya dengan siksaan
yang belum pernah Aku timpakan kepada
seorang pun dari umat manusia.
116.Wa idz qaalallaahu yaa 'iisabna maryama a anta qulta lin naasit takhidzuunii wa ummiya ilaahaini min duunillaahi qaala subhaanaka maa yakuunu lii an aquula maa laisa lii bi haqqin in kuntu qultuhuu fa qad 'alimtahuu ta'lamu maa fii nafsii wa laa a'lamu maa fii nafsika innaka anta 'allaamul ghuyuub.
116.Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman,
Hai Isa putera Maryam, adakah engkau
mengatakan kepada manusia, Jadikanlah
aku dan ibuku menjadi dua Tuhan selain
Allah? Isa menjawab, Maha suci Engkau,
tidaklah patut bagiku mengatakan apa
yang bukan hakku. Jika aku pernah
mengatakannya maka tentulah Engkau
mengetahuinya. Engkau mengetahui apa
yang ada pada diriku dan aku tidak
mengetahui apa yang ada pada diri
Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui segala yang gaib.
117.Maa qultu lahum illaa maa amartanii bihii ani' budullaaha rabbii wa rabbakum wa kuntu 'alaihim syahiidam maa dumtu fiihim fa lamma tawaffaitanii kunta antar raqiiba 'alaihim wa anta 'alaa kulli syai-in syahiid.
117.Aku tidak pernah mengatakan kepada
mereka selain dari apa yang Engkau
perintahkan kepadaku (mengatakannya)
(yaitu), Sembahlah Allah, Tuhanku dan
Tuhanmu. Dan adalah aku menjadi saksi
terhadap mereka selama aku berada di
antara mereka. Maka setelah Engkau
wafatkan aku, Engkaulah Pengawas
mereka dan Engkau Maha Menyaksikan
segala sesuatu.
118.In tu'adzdzibhum fa innahum 'ibaaduka wa in taghfir lahum fa innaka antal 'aziizul hakiim.
118.Jika Engkau siksa mereka, maka
sesungguhnya mereka itu hamba-
hamba-Mu, dan jika Engkau ampuni mereka,
maka sesungguhnya Engkaulah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana.
119.Qaalallaahu haadzaa yaumu yanfa'ush shaadiqiina shidquhum lahum jannaatun tajrii min tahtihal anhaaru khaalidiina fiihaa abadar radhiyallaahu 'anhum wa radhuu 'anhu dzaalikal fauzul 'azhiim.
119.Allah berfirman, Ini adalah suatu
hari yang bermanfaat kebenaran bagi
orang-orang yang benar. Bagi mereka
surga-surga yang mengalir sungai-
sungai di bawahnya, mereka kekal
di dalamnya selama-lamanya.
Allah ridha terhadap mereka dan
mereka pun ridha kepada-Nya. Itulah
keberuntungan yang paling besar.
120.Lillaahi mulkus samaawaati wal ardhi wa maa fiihinna wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
120.Milik Allah kerajaan langit dan
bumi dan apa yang ada di dalamnya
dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com