tagtag.com/lukman
11.Haadzaa khalqullaahi fa aruunii maadzaa khalaqal ladziina min duunihii balizh zhaalimuuna fii dhalaalim mubiin.
11.Inilah ciptaan Allah,
maka perlihatkanlah kepadaku apa yang telah
diciptakan oleh yang selainnya (sesembahan kamu).
Bahkan orang-
orang yang zalim dalam kesesatan
yang nyata.
12.Wa la qad aatainaa luqmaanal hikmata anisy kur lillaahi wa may yasykur fa innamaa yasykuru li nafsihii wa man kafara fa innallaaha ghaniyyun hamiid.
12.Dan sungguh telah Kami berikan hikmat kepada Luqman,
Hendaklah engkau bersyukur kepada Allah. Dan
barangsiapa bersyukur, maka dia hanya bersyukur
bagi dirinya sendiri. Dan barangsiapa kufur,
maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
13.Wa idz qaala luqmaanu lib nihii wa huwa ya'izhuhuu yaa bunayya laa tusyrik billaahi innasy syirka la zhulmun 'azhiim.
13.Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya
dan dia mengajarinya, Hai anakku, janganlah engkau
menyekutukan Allah, sesungguhnya menyekutukan-Nya
adalah kezaliman yang besar.
14.Wa washshainal insaana bi waalidaihi hamalat-
hu ummuhuu wahnan 'alaa wahniw wa fishaaluhuu fii 'aamaini anisy kur lii wa li waalidaika ilayyal mashiir.
14.Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik)
kepada ibu-
bapaknya. Ibunya telah mengandungnya
dalam keadaan lemah dan makin lemah dan menyapihnya
dalam dua tahun. Hendaklah engkau bersyukur kepada-Ku dan kepada kedua ibu-
bapakmu. Hanya kepada-Kulah
tempat kembali.
15.Wa in jaahadaaka 'alaa an tusyrika bii maa laisa laka bihii 'ilmun fa laa tuthi'humaa wa shaahibhumaa fid dun-
yaa ma'ruufaw wat tabi' sabiila man anaaba ilayya tsumma ilayya marji'ukum fa unabbi-ukum bi maa kuntum ta'maluun.
15.Dan apabila keduanya memaksamu supaya
menyekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada
bagimu ilmu tentang itu, maka janganlah engkau
patuhi mereka dan pergaulilah mereka dengan
baik di dunia, dan ikutilah jalan orang yang
kembali kepada-
Ku. Kemudian hanya kepada-Ku
tempat kembali kamu, lalu Aku kabarkan kepada
kamu apa-apa yang telah kamu kerjakan.
16.Yaa bunayya innahaa in taku mitsqaala habbatim min khardalin fa takun fii shakhratin au fis samaawaati au fil ardhi ya'ti bihallaahu innallaaha lathiifun khabiir.
16.(Luqman berkata), Hai anakku, sungguh jika ada
(kebaikan) seberat biji sawi, kemudian tersimpan
dalam batu atau di langit maupun di bumi, niscaya
Allah akan mendatangkan (balasan)nya. Sesungguhnya
Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
17.Yaa bunayya aqimish shalaata wa'mur bil ma'ruufi wanha 'anil munkari wash bir 'alaa maa ashaabaka inna dzaalika min 'azmil umuur.
17.Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia)
berbuat kebaikan dan laranglah mereka dari
kemungkaran dan bersabarlah atas apa-
apa yang
menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu adalah
urusan yang diutamakan.
18.Wa laa tusha'-'ir khaddaka lin naasi wa laa tamsyi fil ardhi marahan innallaaha laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuur.
18.Dan janganlah engkau palingkan pipimu kepada
manusia, dan janganlah berjalan dengan sombong
di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong lagi congkak.
19.Waq shid fii masyyika wagh dhudh min shautika inna ankaral ashwaati la shautul hamiir.
19.Dan sederhanalah dalam berjalan dan lunakkanlah
suaramu, sesungguhnya seburuk-
buruk suara adalah
suara keledai.
20.A lam tarau annallaaha sakhkhara lakum maa fis samaawaati wa maa fil ardhi wa asbagha 'alaikum ni'amahuu zhaahirataw wa baathinataw wa minan naasi may yujaadilu fillaahi bi ghairi 'ilmiw wa laa hudaw wa laa kitaabim muniir.
20.Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah
memudahkan bagi kamu apa-apa yang di langit dan
di bumi, dan Dia telah menyempurnakan nikmat-nikmat-Nya
atas kamu yang lahir dan yang batin.
Dan di antara manusia ada yang membantah tentang
Allah tanpa ilmu dan tanpa petunjuk serta tanpa
Kitab yang menerangi.
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com