FIND MUSIC WEB VIDEOS: DOWNLOAD
tagtag.com/baqarah
191.Waq tuluuhum haitsu tsaqiftumuuhum wa akhrijuuhum min haitsu akhrajuukum wal fitnatu asyaddu minal qatli wa laa tuqaatiluuhum 'indal masjidil haraami hattaa yuqaatiluukum fiihi fa in qaataluukum faq tuluuhum ka dzaalika jazaa-ul kaafiriin.
191.Dan perangilah mereka di mana saja
kamu jumpai dan usirlah mereka dari
tempat mana kamu telah diusir, dan
fitnah itu lebih berbahaya dari
pembunuhan. Dan janganlah kamu
perangi mereka di Masjidil Haram
kecuali mereka memerangi kamu di
sana, tetapi jika mereka memerangi
kamu, maka perangilah mereka.
Demikianlah pembalasan terhadap
orang-orang kafir.
192.Fa inin tahau fa innallaaha ghafuurur rahiim.
192.Maka jika mereka berhenti
(memerangimu), maka sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.
193.Wa qaatiluuhum hattaa laa takuuna fitnatuw wa yakuunad diinu lillaahi fa inin tahau fa laa 'udwaana illaa 'alazh zhaalimiin.
193.Dan perangilah mereka itu sehingga
tidak ada fitnah, dan adalah agama
bagi Allah semata-
mata. Maka jika
mereka berhenti, maka tidak ada
permusuhan lagi kecuali terhadap
orang-orang yang zalim.
194.Asysyahrul haraamu bisy syahril haraami wal hurumaatu qishaasun fa mani' tadaa 'alaikum fa' taduu 'alaihi bi mitsli ma' tadaa 'alaikum wat taqullaaha wa'lamuu annallaaha ma'al muttaqiin.
194.Bulan haram (dihadapi) dengan bulan
haram, dan pada sesuatu yang patut
dihormati, berlaku hukum qishash.
Maka barangsiapa yang menyerang kamu,
maka seranglah mereka sebagaimana
mereka menyerang kamu. Dan bertaqwalah
kepada Allah dan ketahuilah sesungguhnya
Allah beserta orang-orang yang taqwa.
195.Wa anfiquu fii sabiilillaahi wa laa tulquu bi aidiikum ilat tahlukati wa ahsinuu innallaaha yuhibbul muhsiniin.
195.Dan nafkahkanlah (harta) di jalan Allah,
dan janganlah kamu menjatuhkan (dirimu
sendiri) dengan tanganmu ke dalam
kebinasaan, dan berbuat baiklah;
karena sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang berbuat baik.
196.Wa atimmul hajja wal 'umrata lillaahi fa in uhshirtum fa mastaisara minal hadyi wa laa tahliquu ru-uusakum hattaa yablughal hadyu mahillahuu fa man kaana minkum mariidhan au bihii adzam mir ra'sihii fa fidyatum min shiyaamin au shadaqatin au nusukin fa idzaa amintum fa man tamatta'a bil 'umrati ilal hajji fa mastaisara minal hadyi fa mal lam yajid fa shiyaamu tsalaatsati ayyaamin fil hajji wa sab'atin idzaa raja'tum tilka 'asyaratun kaamilatun dzaalika li mal lam yakun ahluhuu haadhiril masjidil haraami wat taqullaaha wa' lamuu annallaaha syadiidul 'iqaab.
196.Dan sempurnakanlah ibadat haji dan
umrah karena Allah.
Tetapi jika kamu terkepung (terhalang)
maka (bayarlah dengan menyembelih) kurban
yang mudah diperoleh, dan janganlah kamu
mencukur kepala (rambut) mu sebelum kurban
itu sampai di tempat penyembelihannya.
Tetapi barangsiapa di antara kamu yang
sakit atau ada penyakit di kepalanya (lalu
dia bercukur), maka wajiblah fidyah atasnya
yaitu berpuasa atau bersedekah atau
menyembelih hewan kurban. Apabila kamu
telah merasa aman,
maka barangsiapa
bersenang-senang mengerjakan umrah (terpisah)
dari haji, (bayarlah dengan menyembelih)
kurban yang mudah diperoleh. Tetapi
barangsiapa yang tidak memperoleh (hewan
kurban), hendaklah berpuasa tiga hari
selama haji dan tujuh hari apabila kamu
telah kembali; itulah sepuluh (hari)
yang sempurna. Demikian adalah untuk
orang yang tidak berada (di sekitar)
Masjidil Haram (bukan penduduk kota
Mekah). Dan bertaqwalah kepada Allah
dan ketahuilah sesungguhnya Allah
sangat keras siksaan-Nya.
197.Alhajju asyhurum ma'luumaatun fa man faradha fiihinnal hajja fa laa rafatsa wa laa fusuuqa wa laa jidaala fil hajji wa maa taf'aluu min khairiy ya'lamhullaahu wa tazawwaduu fa inna khairaz zaadit taqwaa wat taquuni yaa ulil albaab.
197.Haji itu dalam beberapa bulan yang tertentu;
sebab itu barangsiapa yang telah menetapkan
niatnya dalam bulan itu menjalankan haji,
maka tidak boleh bersetubuh, dan tidak
berlaku jahat, dan tidak bertengkar dalam
masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu
kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah
mengetahuinya. Dan berbekallah maka
sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah
taqwa, dan bertaqwalah kepada-
Ku hai
orang-orang yang mempunyai pikiran.
198.Laisa 'alaikum junaahun an tabtaghuu fadhlam mir rabbikum fa idzaa afadhtum min 'arafaatin fadz kurullaaha 'indal masy'aril haraami wadz kuruuhu kamaa hadaakum wa in kuntum min qablihii la minadh dhaalliin.
198.Tidaklah dosa bagi kamu untuk mencari
karunia dari Tuhanmu. Maka apabila kamu
berangkat dari Arafah (selesai wukuf),
maka berzikirlah kamu kepada Allah di
Masyaril Haram. Dan ingatlah Allah
sebagaimana Dia telah menunjuki kamu
meskipun kamu sebelum itu sungguh termasuk
orang-orang yang sesat.
199.Tsumma afiidhuu min haitsu afaadhan naasu was taghfirullaaha innallaaha ghafuurur rahiim.
199.Sesudah itu berangkatlah kamu dari tempat
berangkatnya orang-orang banyak (dari
Arafah), dan minta ampunlah kamu kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang.
200.Fa idzaa qadhaitum manaasikakum fadz kurullaaha ka dzikrikum aabaa-akum au asyadda dzikran fa minan naasi may yaquulu rabbana aatinaa fid dun-yaa wa maa lahuu fil aakhirati min khalaaq.
200.Maka apabila kamu telah menyelesaikan
ibadah hajimu, maka berzikirlah kepada
Allah sebagaimana kamu dahulu pernah
menyebut-nyebut (membanggakan) bapak-
bapak kamu atau berzikir lebih banyak.
Maka di antara manusia ada yang berkata,
Ya Tuhan kami berilah kami (kebaikan)
di dunia ini, dan tiadalah baginya
bagian di akhirat.
Home Site Map my.TagTag
Terms of Use
TagTag.com